Bandar Judi Togel Online di Batam Ditangkap

Pihak kepolisian Satreskrim Polresta Barelang menangkap bandar judi togel online yang berada di Bandar Mas, Batam Kota, Kepulauan Riau. Ahok ditetapkan menjadi tersangka karena menjadi bandar dalam permainan tersebut. Ia ditangkap oleh pihak kepolisian bersama dengan enam pelaku yang lain.

Keenam rekannya ini adalah Ridwan (39), Monte Carlo (35), Zilhardi (39), Yuswardi (41), lalu Dedi Susanto (29) dan Untung (55). Kelompok ini sudah lama menjalankan praktek judi togel yang cukup meresahkan masyarakat sekitar.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa modus yang dilakukan oleh Ahok untuk melakukan transaksi jual beli nomor togel dengan cara memesan melalui SMS. Pembayaran bisa dilakukan langsung maupun transfer.

Baca Juga: Cara Mengatasi Kartu Kredit Macet

Live Draw HK

Beberapa orang yang tertarik untuk melakukan permainan judi togel ini biasanya menghubungi Ahok. Setelah dikumpulkan, nantinya nomer yang keluar dalam taruhan tersebut diberitahukan siapa yang menang oleh Ahok sendiri.

Barang bukti yang menguatkan kasus ini adalah telepon genggam, bukti transfer, serta uang sejumlah Rp 6,35 juta yang diduga hasil transaksi togel. Pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini, dikhawatirkan ada pelaku lain yang belum tertangkap.

Atas perbuatannya, para pelaku terjerat dengan Pasal 303 terkait perjudian. Bandar judi togel mendapat ancaman pidana penjara maksimal selama 10 tahun dan para pemain empat tahun. Dengan ini, harusnya mampu membuat mereka menjadi jera.


Sumber: www.suara.com