Situs Jual Beli Rumah Bekas

4 Situs Jual Beli Rumah Bekas untuk Penjual dan Pembeli

Read Time:2 Minute, 51 Second

Kemajuan teknologi mengubah cara hidup masyarakat salah satunya adalah berbelanja. Tidak hanya untuk kebutuhan sehari-hari saja. Pasalnya sekarang sudah ada banyak situs jual beli rumah bekas yang membantu para penjual dan pembeli properti.  

Bahkan platform jual beli tersebut banyak memiliki fitur menarik. Namun apakah Anda sudah tahu apa saja situs jual beli rumah tersebut? Jika saat ini memang sedang mencarinya, simak artikel ini sampai habis karena kami akan membagikannya kepada Anda. 

Daftar Situs Jual Beli Rumah Bekas

Selain telah bermitra dengan para developer perumahan, situs jual beli rumah bekas biasanya menjadi platform untuk melakukan jual beli rumah pribadi. Jadi siapapun bisa memasang iklan dan juga membeli properti sesuai impian. 

Terlebih, kesederhanaan transaksi dan fitur-fitur menarik seperti promosi dan cashback menjadi salah satu alasan mengapa terobosan ini begitu diminati. Di satu sisi, calon pembeli bisa begitu terbantu oleh informasi yang valid. Baiklah, berikut daftar situs jual beli rumah terbaik yang bisa Anda kunjungi:

1. Rumah.com

Di dalam situs jual beli rumah bekas Rumah.com, memiliki bangunan perumahan, industri dan komersial untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Dengan menghadirkan lebih dari 120.000 unit untuk dijual dan disewakan, situs ini menjadi banyak incaran.

Anda dapat melakukan pembelian dengan mudah hanya dengan mengunjungi situs tersebut atau mendownload aplikasinya. Tentunya, hal ini menjadi salah satu alasan mengapa situs ini menduduki peringkat atas sebagai tempat terbaik untuk membeli properti di Asia Tenggara. 

Menariknya, situs ini memiliki mesin pencari yang cukup canggih. Bahkan memungkinkan Anda untuk menemukan rumah hanya dengan memasukkan alamat atau nama lokasi. Salah satu poin yang patut dicoba adalah adanya filter seperti kategorisasi rumah berdasarkan harga, luas bangunan, dan jumlah kamar.

2. OLX

Memang, OLX bukanlah situs jual beli rumah aslinya. Namun karena sekarang situs tersebut semakin populer, hingga akhirnya dijadikan platform untuk jual beli properti. Sebagai penjual, Anda bisa memasang iklan  penjualan untuk kos-kosan, apartemen, rumah baru BSD City ataupun bekas, ruko, dan lainnya. 

Bahkan di dalam pencarian properti, Anda bisa menggunakan filter untuk melakukan pencarian seperti dari harga, tipe, luas bangunan, dan lainnya. Bahkan Anda pun bisa melakukan negosiasi harga kepada penjual bangunan untuk mendapatkan harga kesepakatan.

3. Rumah123.com

Rumah123 adalah situs jual beli rumah baru dan bekas nomor satu di Indonesia. Keuntungan dari situs ini adalah akurasi properti yang sangat sesuai. Platform tersebut menawarkan berbagai macam jenis properti termasuk rumah susun, apartemen, bangunan komersial, dan juga tanah. 

Kantor dari platform ini berlokasi di Jakarta dan memiliki beberapa kantor perwakilan di Balikpapan, Bali, Makassar, Bandung, Surabaya, Semarang dan Yogyakarta. Hal tersebut memberikan kemudahan bagi mereka untuk menghadirkan informasi properti yang sesuai dengan kebutuhan setiap pengguna.

Anda dapat menerapkan filter seperti jenis properti, harga, kavling dan luas bangunan, jumlah kamar tidur yang hadir untuk mempermudah pencarian Anda. Untuk memaksimalkan pelayanan kepada pengguna, Rumah123 juga memiliki banyak fitur unggulan seperti email alert dan berita.

4. RumahDijual.com

Kualitas situs ini tidak perlu dipertanyakan lagi. RumahDijual.com merupakan platform yang populer digunakan oleh banyak orang. Faktanya, ketika Anda mencari rumah dijual di Google, halaman ini akan muncul di urutan pencarian teratas. 

Situs ini bahkan menawarkan layanan iklan gratis. Oleh karena itu, RumahDijual.com cenderung digunakan oleh orang-orang yang ingin menjual rumahnya. 

Baiklah, itu tadi adalah beberapa situs jual beli rumah bekas yang bisa Anda kunjungi. Baik sebagai penjual ataupun pembeli, Anda tetap bisa mendapatkan kemudahan dan keuntungan. 

Baca Juga: Kost Mewah di Jakarta, Cuma untuk Kaum Sultan!

Monitor untuk CCTV Previous post Tips Memilih Layar Monitor untuk CCTV Apakah Anda Memilih HDMI/Analog?