Uang Perusahaan Rp 5 Miliar Dihabiskan Dalam Judi Online

Bendahara perusahaan pembangunan perumahan itu baru-baru ini ditangkap aparat Polres Sleman. Perusahaan tersebut diduga menggelapkan jutaan rupiah. Arif Hidayat, 26, warga Purbalingga, Jawa Tengah, didakwa melakukan pencucian uang setelah perusahaan melakukan audit.

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria hadir untuk membantu Anda mempelajari lebih lanjut tentang topik ini. Tapi kepercayaan disalahgunakan, Presiden Tindak Pidana memalsukan tanda tangan direktur dan menarik sejumlah uang dari bank untuk keuntungannya sendiri, ujarnya, Senin (7/8/2017).

Selama dua tahun terakhir, dia telah makan dari perusahaan tempat dia bekerja dan kehilangan hingga 5,1 miliar riyal. Dari pintu masuk, uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadinya yaitu untuk membeli peralatan rumah tangga, alat elektronik seperti AC, TV LED dan laptop.

Dia menggunakan uang itu untuk hiburan dan membelanjakannya untuk perjudian online. “Dari penelusuran kami, dari aktivitasnya dia bahkan bisa mendirikan showroom motor di Purbalingga. Di sana dia menemukan delapan motor yang dijual,” terangnya lagi.

http://www.qqomega.org/
ilustrasi

Baca juga: Polda Papua dan Interpol Mengungkap Mafia Judi Togel di Timika

Dalam kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Ronny R menjelaskan penarikan uang dari bank oleh terdakwa karena membeli bahan untuk keperluan kantor.

Ia menjadi tersangka Pasal 263 KUHP dan Pasal 374 KUHP terkait pemalsuan. Kami juga mendakwa dia dengan delapan tuduhan pencucian uang di bawah ancaman 20 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com